Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni 14, 2020

KEMALASAN YANG BINGUNG

untukmu persekutuanku, "menikmati malam bersama dengan layar ajaib yang selalu membuat banyak cerita, kadang emosi, depresi, ambisi, dan krisis.,sehingga tergambar suasana yang membuat bahagia di hamparan karpet hijau. ya! karpet hijau atau ubin tanpa alas yang menjadi meja besar perkumpulan kita. waktu berjalan tanpa permisi pada kita, segelas air hitam dingin dari surga  dan asap dari sebatang zat nikotin yang membuat kita semakin tak menghiraukan waktu, hingga rasa lelah memeluk satu persatu anggota tubuh dengan suasananya yang membuat mata terbuai dengan kantuknya. tanpa sada lelah terus memeluk erat sampai tak sadarkan diri. dan matahari pun mulai mengejek dan menertawakan kita. aku pun mengakui kita kalah dan menyerah dengan waktu dan matahari yang terus mengejek kita itu, sudahlah... memang kadang malas telah menjadi mesin pembunuh kita semua dengan pelor lelah yang memeluk hingga tak sadarkan diri. rasa bingung dan bersalah seperti pecut penjajah yang mencambuk para bu...

surat dari pecintamu

untukmu yang kurindu "hembusan angin menjatuhkan rentik dedaunan yang bernyanyi mengiringinya ,dengan teriknya cahaya yang hening , air yang mengalir damai dengan senyuman yang terkaca padanya.pada saat ini diriku merindukan dirimu ...aku tak tahu apa yang harus dilakukan selain hanya tersenyum bahagia atas apa yang telah kau berikan pada banyak umat manusia..hai jiwa yang mulia aku sangat merindukan dirimu sungguh aku bahagia telah menjadi pengikutmu. akan tetapi aku memiliki kegundahan dalam hati ini.... ,aku merasa masih banyaknoda yang menempel padaku sehingga kau tak mau mengenal ku atau kah diriku yang tak pernah mengenal dirimu...aku sangat ingin berjumpa dengan mu.... dan bercerita tentang berbagai macam kejadian yang kualami selama ini... mungkin jarak waktu yang tak menentu membagi kisah kita berdua, akan tetapi cintaku telah kau rasakan sedari dulu jua...., dan rindu ku menitipkan derai rasa yang pedih akan perjumpaan, angin berkirim kabar, fajar terus be...