salam dari tepi jalan yang sunyi Di tepi jalan yang sunyi, Di sudut kota yang dilupakan, Orang-orang berjalan, namun tak melihat, Wajah-wajah lelah di bawah langit malam. Di bawah jembatan yang megah, Ada tenda-tenda yang sederhana, Rumah bagi mereka yang terpinggirkan, Dingin menyapa, namun mereka bertahan. Langit tak memberi jawaban, Tanah pun tak menawarkan harapan, Namun dalam kesunyian itu, Ada nyala api kecil yang tak pernah padam. Mereka adalah suara tanpa suara, Luka yang tak terlihat oleh mata, Namun setiap langkah mereka, Adalah cerita, perjuangan tanpa jeda. Di tengah gelap, mereka bermimpi, Tentang hari esok yang lebih berarti, Di balik senyum yang tersembunyi, Ada harapan yang takkan pernah mati. untuk mu yang ada di dalam rumah
"Lintasan Kata adalah ruang di mana penulis merangkai keresahan, rasa, dan renungan hidup menjadi jejak tulisan. Setiap kata adalah perjalanan, setiap resah adalah cerita, dan setiap tulisan adalah potongan jiwa."